M.AK. Menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Aneka Keripik untuk Penguatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
M.AK. Menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Aneka Keripik untuk Penguatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Mon, 18 May 2026 8:53
ber1

Kota Serang – Program Studi Magister Akuntansi (M.AK.) bersama tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menyelenggarakan kegiatan pelatihan pembuatan aneka keripik berbasis pangan lokal sebagai upaya penguatan kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan Cluster Houten KSB, Kota Serang, Banten, pada 18 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat pengangguran produktif yang membutuhkan keterampilan usaha berbasis industri rumahan sebagai alternatif peningkatan pendapatan keluarga.

Pelatihan mengangkat tema “Penguatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Olahan Keripik Berbasis Pangan Lokal” dengan fokus pada pengolahan ubi, singkong, dan pisang menjadi produk keripik bernilai ekonomis tinggi. Kegiatan ini dipimpin oleh tim dosen dan akademisi yang terdiri dari Basrowi, Abdur Rahman Irsyadi, Gema Ika Sari, Udin Suadma, Bambang Dwi Suseno, Uli Wildan Nuryanto, Hidayatulloh, dan Nani Rohaeni.

Ketua tim pelaksana, Basrowi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu mengembangkan usaha mandiri berbasis potensi pangan lokal. Menurutnya, tingginya angka pengangguran produktif memerlukan solusi nyata melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Produk keripik berbahan dasar ubi, singkong, dan pisang memiliki peluang usaha yang cukup besar karena bahan bakunya mudah diperoleh, proses produksinya sederhana, dan permintaan pasar terus meningkat. Kami berharap pelatihan ini mampu mendorong lahirnya usaha-usaha rumahan baru di lingkungan masyarakat,” ujar Basrowi.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif yang terdiri atas penyampaian materi, demonstrasi praktik, pendampingan produksi, serta diskusi interaktif mengenai peluang usaha dan strategi pemasaran produk. Peserta tidak hanya menerima materi teoritis, tetapi juga langsung mempraktikkan proses pembuatan keripik mulai dari pemilihan bahan baku, pengupasan, pengirisan, penggorengan, pemberian bumbu, hingga teknik pengemasan produk.

Narasumber kegiatan, Arsani, seorang praktisi dan pelaku UMKM aneka keripik dari Kampung Timbang, Kecamatan Curug, Kota Serang, membagikan pengalaman usahanya kepada peserta. Ia menjelaskan bahwa usaha makanan ringan berbasis pangan lokal memiliki prospek yang sangat menjanjikan apabila dikelola secara konsisten dan inovatif.

“Yang terpenting adalah menjaga kualitas rasa, kebersihan produk, dan kemasan yang menarik. Dengan pemasaran yang tepat, usaha keripik rumahan bisa berkembang menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan,” jelas Arsani di hadapan peserta pelatihan.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Sebelum pelatihan, hanya sebagian kecil peserta yang memahami teknik produksi keripik dan pengemasan produk. Setelah mengikuti pelatihan, mayoritas peserta telah mampu mempraktikkan proses produksi secara mandiri dan memahami dasar-dasar pemasaran usaha kecil.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga berhasil membangun motivasi kewirausahaan peserta. Sebagian besar peserta menyatakan tertarik untuk mengembangkan usaha keripik berbasis pangan lokal sebagai usaha rumahan yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi praktik dan diskusi peluang usaha. Peserta aktif bertanya mengenai strategi pemasaran, penentuan harga jual, hingga inovasi rasa yang diminati konsumen. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa program pelatihan berbasis keterampilan produktif sangat dibutuhkan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat perkotaan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi M.AK. berharap masyarakat mampu memanfaatkan potensi pangan lokal menjadi produk bernilai tambah yang memiliki daya saing ekonomi. Pelatihan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan peluang usaha baru, mengurangi pengangguran, dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis home industry di lingkungan masyarakat Kota Serang

 

Blog

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Please select form to show

Artikel Lainnya

M.Ak Gelar Pelatihan Pengolahan Sabut Kelapa
Serang-20-05-2026. Kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi pr...
Wed, 20 May 2026 | 8:56
M.Ak Gelar Pelatihan Pembuatan VCO untuk Peningkatan Pendapatan Keluarga
Kota Serang – 19-5-2026-Program Studi Magister Akuntansi (M.Ak) Pascasarjana Uni...
Tue, 19 May 2026 | 9:01
M.Ak Gelar Penyuluhan Manajemen Keuangan bagi Para Pensiunan
Serang 10 Mei 2026, Program Studi Magister Akuntansi (M.Ak) Program Pascasarjana...
Sun, 10 May 2026 | 2:51
M.Ak. Evaluasi Kurikulum OBE bersama Tim Aktuaria BPJS Ketenagakerjaan
Program Studi Magister Akuntansi (M.Ak) Pascasarjana Universitas Bina Bangsa mel...
Thu, 7 May 2026 | 2:51